Mitigasi & Kesiapsiagaan
Penyadaran, kelembagaan, dan jejaring pengurangan risiko bencana di masyarakat, sekolah, dan tempat ibadah.
Mitigasi, tanggap darurat, dan rehabilitasi pascabencana untuk masyarakat Gunungkidul. Berakar pada semangat penolong kesengsaraan umat.
Sistem penanggulangan bencana yang unggul, untuk masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.
Diwariskan dari visi MDMC Pusat — rumusan spesifik Gunungkidul digodok bersama pengurus setempat.Tentang MDMC
Dirintis 2007, dikukuhkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pasca-Muktamar 2010, dan resmi berganti nama menjadi Lembaga Resiliensi Bencana pada 2022 — singkatan "MDMC" tetap dipakai.
Pelajari selengkapnya tentang MDMCMDMC bergerak mengikuti struktur Persyarikatan: Pimpinan Pusat → Pimpinan Wilayah (provinsi) → Pimpinan Daerah (kabupaten). MDMC Gunungkidul berada di jenjang Pimpinan Daerah, meneruskan tiga fase penanggulangan bencana — mitigasi & kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan rehabilitasi — ke konteks lokal.
Ringkasan sejarah dan bidang dari mdmc.or.id. Susunan pengurus Gunungkidul mengikuti SK PDM Gunungkidul Nomor 41/KEP/III.0/D/2025.
Visi & misi
Diteruskan sebagai kerangka nilai — rumusan spesifik untuk Gunungkidul digodok bersama pengurus setempat.
Sistem penanggulangan bencana yang unggul, untuk masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.
Mengoptimalkan sistem penanggulangan bencana, menumbuhkan kesadaran bencana, memperkuat jaringan dan partisipasi masyarakat.
Program MDMC
Struktur resmi MDMC Gunungkidul beserta jumlah personel yang ditugaskan di tiap bidang.
Penyadaran, kelembagaan, dan jejaring pengurangan risiko bencana di masyarakat, sekolah, dan tempat ibadah.
Respons cepat saat bencana, dilanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi yang bermartabat. Bidang terbesar di struktur MDMC Gunungkidul.
Publikasi kegiatan dan kemitraan dengan BPBD, pemerintah kapanewon, dan lembaga lain.
Layanan medis saat darurat — dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang disiapkan untuk operasi tanggap bencana.
Empat bidang sesuai SK PDM Gunungkidul Nomor 41/KEP/III.0/D/2025. Struktur daerah ini tidak memuat bidang Pendidikan & Pelatihan seperti MDMC Pusat, tetapi memuat Disaster Medical Comite. Pelajari rincian 4 bidang & SOP kerja
Peta Risiko
Arah risiko per wilayah, bukan peta presisi kapanewon.
Wilayah karst selatan, tiap musim kemarau — krisis air bersih.
Pantau Distribusi AirLereng perbukitan di wilayah utara, musim hujan.
Pesisir selatan (Baron–Sadeng) — jalur potensi tsunami.
Lahan & hutan kering, puncak musim kemarau.
Ilustrasi arah risiko, bukan peta resmi. Versi lanjutan perlu data terbuka BPBD/InaRISK atau pemetaan lapangan MDMC per 18 kapanewon. Baca analisis lengkap profil risiko 18 Kapanewon
Kabar MDMC
Tiga RS PKU Muhammadiyah (Yogyakarta, Gamping, Sleman) melalui Lazismu bersinergi dengan Satgas MDMC Gunungkidul menyalurkan tandon air komunal, pasokan air bersih, dan…
Baca selengkapnyaMDMC Gunungkidul melalui Satgas Kekeringan mengawal penyaluran ratusan tangki bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan.
Baca selengkapnyaWONOSARI, mdmc.pdmgk.org – Musim kemarau panjang yang kembali melanda Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2026 telah memicu krisis air bersih yang meluas. Berdasarkan…
Baca selengkapnyaTidak ada kabar pada kategori ini.
Ditetapkan lewat SK Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul Nomor 41/KEP/III.0/D/2025 tanggal 8 Shafar 1447 H / 2 Agustus 2025 M tentang Penambahan dan Perubahan Pimpinan Lembaga Resiliensi Bencana PDM Gunungkidul.
Unduh SKDokumentasi
Kontak & posko
Untuk relawan, kerja sama, atau informasi kesiapsiagaan, hubungi sekretariat PDM Gunungkidul.
Hotline darurat & jalur donasi (mis. lewat Lazismu PDM Gunungkidul) menyusul konfirmasi pengurus.
Kunjungi pdmgk.org