Prinsip Satu Komando: One Muhammadiyah One Response (OMOR)
Di tingkat Kabupaten Gunungkidul, seluruh operasi kebencanaan dijalankan di bawah naungan One Muhammadiyah One Response (OMOR). MDMC bertindak sebagai sentra komando taktis dan pengarah operasi lapangan, didukung secara penuh oleh ekosistem persyarikatan:
MDMC (LRB) Gunungkidul
Pusat kendali operasi bencana, asesmen kaji cepat (Sitrep), SAR evakuasi darat/air, dan mitigasi ketangguhan warga.
Lazismu Gunungkidul
Mobilisasi dana kemanusiaan publik, pendanaan armada tangki air karst, dan pengadaan logistik pangan darurat.
RS PKU Muhammadiyah
Dukungan dokter jaga, perawat tanggap darurat, armada ambulans siaga 24 jam, dan Disaster Medical Committee (DMC).
Kokam Gunungkidul
Personel tangguh garis depan untuk operasi evakuasi medan berat, laka laut selatan, SAR longsor, dan pengamanan posko.
LLHPB 'Aisyiyah
Dapur umum halal bergizi, pemenuhan kebutuhan khusus ibu & balita, serta pendampingan psikososial bagi anak-anak penyintas.
4 Bidang Kerja Sesuai SK PDM Gunungkidul No. 41/2025
Berdasarkan penetapan PDM Gunungkidul Periode 2022–2027, struktur kerja MDMC daerah didesain secara spesifik menjawab kerentanan lokal perbukitan karst, lereng rawan longsor, dan garis pantai selatan:
Mitigasi & Kesiapsiagaan Bencana
Berfokus pada upaya pencegahan dan pengurangan risiko sebelum bencana terjadi melalui edukasi terencana, standardisasi fasilitas pendidikan, dan pemeliharaan keseimbangan hidrologi karst:
Pelatihan mitigasi terpadu gempa bumi dan kebakaran bagi pendidik serta santri/siswa di sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Gunungkidul.
Pendampingan warga pedukuhan zona lereng bukit rawan longsor (Patuk, Gedangsari, Nglipar) untuk menyusun SOP evakuasi mandiri berbasis kearifan lokal.
Sosialisasi rumus kesiapsiagaan tsunami "20-20-20" bagi komunitas pesisir selatan (Baron, Drini, Krakal, Siung, Sadeng) dan zona perbatasan sesar.
Kampanye penanaman pohon berakar dalam penjaga mata air karst dan proteksi jalur sungai bawah tanah (luweng/sinkhole) dari penumpukan sampah.
Tanggap Darurat, Rehabilitasi & Rekonstruksi
Tulang punggung operasional kemanusiaan MDMC Gunungkidul yang siap digerakkan 24 jam saat terjadi kondisi darurat, serta mendampingi penyintas pascabencana secara bermartabat:
- Satgas Siaga Kekeringan & Dropping Air Bersih: Mobilisasi terencana 100+ armada tangki air bersih setiap musim kemarau menyasar bak penampungan umum dusun-dusun terisolasi di 6 Kapanewon karst (Girisubo, Rongkop, Tepus, Tanjungsari, Panggang, Purwosari).
- Operasi SAR & Evakuasi Cepat: Regu reaksi cepat evakuasi korban tanah longsor lereng utara, kecelakaan laut pesisir pantai selatan, serta banjir luapan luweng.
- Dapur Umum (DU) Halal & Higienis: Pengelolaan logistik pangan darurat bergizi bagi penyintas dan sukarelawan dengan kapasitas hingga 500+ porsi setiap hari.
- Pusat Distribusi Logistik & Shelter Mandiri: Pergudangan darurat terpadu untuk terpal, selimut, hygiene kit, pembersihan lumpur longsor, dan perbaikan penampungan air warga (PAH).
Jaringan & Kerjasama Antar-Lembaga
Menjalin sinergi pentahelix kerelawanan dengan instansi pemerintah, media massa, kalangan akademisi, dan jaringan kebencanaan nasional maupun internasional:
Kolaborasi operasional bersama BPBD Kabupaten Gunungkidul, BASARNAS DIY, BMKG, Kapanewon, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Penyusunan dan rilis berkala laporan situasi faktual hasil kaji cepat kebutuhan lapangan untuk transparansi publik dan akuntabilitas para donatur.
Penyebaran informasi peringatan dini terverifikasi dan edukasi anti-hoaks kebencanaan melalui kanal resmi mdmc.pdmgk.org serta media persyarikatan.
Disaster Medical Committee (DMC)
Korps kesehatan kedaruratan medis yang didukung langsung oleh dokter, perawat, apoteker, dan ambulans siaga 24 jam RS PKU Muhammadiyah Wonosari:
Klinik lapangan bergerak menjangkau dusun terpencil atau posko pengungsian untuk pelayanan pemeriksaan umum dan pengobatan darurat penyintas.
Tindakan medis stabilisasi korban cedera sebelum dirujuk secara cepat dan aman ke IGD RS PKU Muhammadiyah Wonosari.
Deteksi dini dan pencegahan wabah penyakit pascabencana seperti diare, ISPA, leptospirosis, penyakit kulit, dan kebersihan sumber air.
Pendampingan pemulihan trauma psikologis bagi anak-anak dan lansia di posko pengungsian bersama relawan terlatih 'Aisyiyah.
Kekuatan Personel Berdasarkan SK PDM Gunungkidul No. 41/2025
| No | Bidang Penugasan Operasional | Koordinator Bidang | Jumlah Personel |
|---|---|---|---|
| 1 | Mitigasi & Kesiapsiagaan | Bintara Bayu Aji, S.Kep., Ners | 10 Personel |
| 2 | Tanggap Darurat, Rehab & Rekonstruksi | Alvian Sukmana Dewa | 27 Personel |
| 3 | Jaringan & Kerjasama | Heny Juliana Sari, S.Pd.I | 8 Personel |
| 4 | Disaster Medical Committee (DMC) | Rahmat Fajarudin, A.Md.Kep | 9 Personel |
| Total Relawan Bidang Operasional | 54 Personel | ||
| Pimpinan Harian & Penasihat Resmi | 8 Personel | ||
| Total Personalia Resmi SK PDM 41/2025 | 62 Personalia | ||
Seluruh nama personalia telah terdaftar dan disahkan melalui Surat Keputusan PDM No. 41/KEP/III.0/D/2025 Periode 2022–2027. Daftar nama lengkap dapat dilihat pada halaman Struktur Organisasi.